Minggu, 27 Juli 2008

HONDA SUPRA FIT '06 SITUBONDO




Ini buktinya trend Otre makin bikin cakep tunggangan. “Idenya masih sama ngusung Dub city tapi dikombo trend cat doff clink ala Otrestyle. Striping dua warnanya dibelah pinstrip halus warna biru silver.

WARNA DOF BLINKY
Yang bikin warna ngetrend ini, Ary dari Jajag Banyuwangi. Warna clink diwakili putih di sisi atas, sedang bawah dikelir merah dof dikombinasi coakan bodi. “Bukan malah pasang kaki-kaki yang susah, tapi menentukan tema warna dan model striping ini yang sulit,” kenang Ary.

Kesulitan memang dari bentuk bodi Supra Fit New yang gendut, “Sempat bongkar warnanya hingga tiga kali nggak cocok semua dengan bentuk Fit New, untung juga baca tips di Otre yang memuat photoshop bebek Shogun ala Martini yang dibikin tim Otodesain di edisi 374, barulah modelnya pas,” tambah pemakai cat merk Penta dan anti gores merk Galaxy ini.

JOK SENADA BODI
Warna merah Penta ikut juga dilapis buat kulit jok. Bukan pakai bahan kulit jok berwarna merah, tapi jok ini langsung dicat dof. Trik agar tidak mudah terkelupas, kulit ini mesti dianti gores berbahan karet primer, “Dikorek paku aja dijamin gak bakal terkelupas,” jamin Ary yang karyanya pernah jadi cover depan Otre. So bahan kulit langsung dicat merah dof, setelah kering barulah dilapis lagi dengan bahan anti gores berbahan karet primer.

KAKI BLINK KROM
Mengusung tema funky-bike wajib lux. Sekujur kaki dilapis kilauan krom. Dari pelek, sok, triple cakram, blok mesin, swing arm, hingga rantai. Aseso pendukung makin ngeblink ditambahkan monel dan aneka baut. Tuh, diatas joknya selain terpasang tutup tangki Ninja setiap baut pengikatnya ditanam monel-monel runcing yang lagi trend.

ASESO NYENTRIK
Disisi samping, cover bodi ditembus filter bensin model unik. Nyomot dari filter bensin milik mobil klasik, “Dapetnya 50 ribuan, lantas dikrom dan digunakan lagi, hasilnya bikin beda,” tambahnya. Memperkuat mewahnya bagian ini, selingkar pelek ditanam dengan monel.

Sebelumnya pelek balok ini dibor buat ditanam baut berbungkus monel. Dari sini lantas diatasnya ditambahkan berlian berwarna biru, “Sayangnya warna berliannya kurang kuat memancar, jadi bikin pintsrip bodi yang berwarna biru kurang menyatu,” rendah Ary. Udah cakep kok, mas!

Yamaha Jupiter MX’06 Red Custom Surabaya





Trend arm mundur sudah dihembuskan matic lover, Anton Sugiarto dari Red Custom mencoba bereksperimen untuk MX miliknya. “Bebek belum pernah mengaplikasikan, jadi aku bisa jadi trendsetter !” bangga modifikator rumahan dari Rungkut Menanggal ini. Doi menggabungkan berbagai aliran mulai dari hot rod, low rider sampai chopper style.
Kaki-kaki

Aplikasi pelek Katana ring 16 membikinkan Anton harus membikinkan swing arm anyar. Desain crasher, swing arm model blade memanjang hampir 10 cm lebih. Sebelumnya pelek Katana dilakukan chop (memotong) ala biker old schold, diambil liner pelek luar saja. Donor teromol tengah dicangkokan dari GL Pro, dilas listrik dan finishing dempul.

MX milik Anton ini juga mengaplikasikan timing belt sebagai penggerak. Sabuk diambil komponen after market L300, digabungkan dengan puli Carry dan L300. Aplikasi timing ini dikombo dengan double cakram dari TMT dicengkram kaliper Brembo. Arm mundur ini ditopang duo up side down milik LHK model monotrack, penempatan 80 derajat dibikin keras. Biar ban gendut boil dari Toyo 145-16 tidak nyundul bodi buritan.

Bodi
Masih mempertahankan orsinya, khusus buritan dibikin lebih meruncing. Stop lamp sendiri diganti led, ini juga diaplikasikan ke lampu depan. Bodi dibawa ke tukang krom plastik Kedung Cowek, disesuaikan cling logam mesin dan kaki-kaki dari AB Vekroom Bangil.

Gaya Chopper look diwakili setang handmade semi drag, braket adaptor segitiga atas desain lambang pahlawan kota Gotham-Batman.
n

HONDA SUPRA XX ’02 – AMOBA (BATU






Kesengsem berat dengan tongkrongan motor super sport custom berkaki molor Low Rider Amrik, Ditya Fitrawan Dwi Putra gerah dan tergoda nyulap tongkrongan Supranya biar macho kayak Sport Low Rider impian.

Nggak pake lama, si ganteng kru Amoba Batu ini sontak menggandeng Ardi-Arno Twins Fiber Planets buat ngelakoni bareng aksi face off Low Rider Cubnya. Kedua kakinya sontak dijahili jadi mekar.

“Peleknya kubikin dari tiga biji pelek yang kujadikan satu, lalu keduanya kukawini pasangan pengerus aspal gambot ukuran 110 versus 160 eks limbah moge dengan disokong trio ban dalam,” papar Sarjana Akutansi UMM from Ds. Sumber Gondo 21 Batu.

Menyokongnya, fork disetting ala ayago dengan aplikasi triple T lebar rujukan moge custom, sementara itu swing arm dibikin edan. Nggak hanya mekar bertransfer gir system buat penyesuaian tapak pengaspal lebarnya, batang besinya dibikin molor extrim 98 centi dengan dipancangi monosok prolink.

Sukses menggagahi kaki ber-extreme low rider trend, giliran body diface off total. Stylenya bener-bener macho, muka digagahi gaya ayago dengan penyempurnaan aplikasi sport fairing bermata sipit Jap’s Style.

“Batang main tubenya nggak kutindih gas tank biar tetep berkonsep bebek, so sektor ini hanya kukover fibertrens sebagai rumah kontak, tacho ‘n fuell level” terang Ardi-Arno. Selanjutnya rear body disulap sporty ala Yamaha M-1 Rossi yang sekaligus difungsikan sebagai gas tank. Menutup aksi, Putra sengaja melabur full body-nya dengan kompilasi warna two tone merah putih.

“Ini sekaligus jadi bukti patriotisme Hypercrea Batu dengan mengangkat tema Indonesian Low Rider buat karya bebek Low Rider murni made in Indonesia” bangga Putra Amoba.
n tito


Blogspot Template by Isnaini Dot Com Powered by Blogger and Local Jobs